Koagulasi

|Za!|

aku melihat foto-foto koleksimu
di antara asap rokok dan anak rambut yang meliar

di beberapa bagian
mereka merekam kejadian lalu
tentang cinta yang menurut ceritamu tidak dapat diungkapkan
tentang dirimu, seorang pangeran tanpa kuda dan peperangan

aku sedang mendengarkan lagu-lagu koleksimu
tema patah hati yang diurutkan berdasarkan ragam genre
membaca tulisan dan hasil penelitianmu tentang proses kreatif para penyair

percayalah, ketika aku menuliskan puisi ini
sedang mengalun lagu berbahasa asing yang tidak aku mengerti artinya
lagu yang sempat menjadi pilihanmu

aku menunggu malam melalui matamu yang tidak berani aku tatap
percakapan di kereta api dan kafe siang hari
“sempatkan melihatku”, ingin rasanya berkata begitu
tapi, aku telah mematikan ragam kesempatan

tak ada lagi foto dan lagu
semuanya telah aku telan bersama pengkhianatan
dan denting

segalanya menjadi tawar
wajahmu yang kopi dan punggung gunung yang selalu membawa beban berat

ke mana langkahmu akan mengarah?
setelah perpisahan di stasiun itu, setelah rasa cinta kamu ungkap
aku bukanlah penyair yang bisa kamu korek peristiwa proses kreatifnya
apalagi hatiku

 
SudutBumi, 17 Maret 2014

Cahaya Malam Natal

malam natal yang sepi
jauh dari dentang
dan suhu dingin

melihatmu kembali
adalah sesuatu yang tidak mungkin
membuka kotak hadiah yang bertumpukan
di sudut ruang

malam natal yang dingin
dan kematian yang selalu mengikuti
tadi pagi tetangga yang mati
dan kamu tak ada lagi

tidak ada suara lain selain matamu yang berkedip
rekah senyum yang kini tak ada

hanya ada lilin
dan cahaya malam
yang bergelombang

di jalan depan rumah
bertumbuhan cemara
dan terompet
tahun
baru

segalanya
menyilaukan
pandangan

 

 
SudutBumi, 25 Desember 2013 | 00:45

Taufik Walhidayat Award

TWH AWARD

 

 

Rumah Seni Lunar menyelenggarakan Lomba Cipta Puisi Taufik Walhidayat Award.

Ketentuan:
1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Puisi yang dikirim minimal 3 judul & maksimal 5 judul
3. Puisi bertema Banyuwangi
4. Peserta mengirimkan file (berkas) kepada:
Panitia Lomba Cipta Puisi Walhidayat Award dengan rincian file sebagai berikut.
a. File fotokopi atau scan (hasil pindai) Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu identitas lainnya yang masih berlaku.
b. File yang berisi karya peserta ditulis dalam format microsoft word dengan huruf Times New Roman, ukuran font 12 dan diketik dengan spasi 1.
5. File (berkas) dikirim ke e-mail panitia Lomba Cipta Taufik Walhidayat Award: taufikawards@gmail.com paling lambat 09 Desember 2013
6. Peserta mengirimkan karya dengan ketentuan sebagai berikut.
a. Belum pernah dipublikasikan di media massa cetak, internet, serta media sosial (jejaring sosial).
b. Belum pernah diantologikan (baik antologi tungga maupun antologi bersama)

Dewan juri menetapkan 1 pemenang puisi terbaik dan 10 nominasi yang karyanya akan dimuat dalam antologi puisi. Nama-nama para nominasi dan pemenang diumumkan melalui e-mail pada 12 Desember 2013. Pemenang lomba diumumkan pada saat acara Pentas Seni 13 Desember 2013. Penerima award akan mendapatkan trophy dan uang pembinaan.

Narahubung:
A. Ardiyan (081249440300)
Ira Rachmawati (081330106304)