Suara Malam

ada tirai bulan di pandanganku
menghalangi jarak pandang menuju lesungmu
semantara lirih angin masih menemani

bersabarlah menjadi bintang
sebab malam ini kau gegas bertandang
sungguh kemilau itu kusembunyikan dalam dada

rongga yang masih menyimpan sebuah nama
sejuk namamu
dan hembus cemara yang mengintai

suara malam
begitulah aku memanggilmu
merajuk agar kau terus menemani

dengarkanlah ceritaku tentang kaum adam
yang tibatiba mengganjal di hati
sebab sebuah senyuman hilang

dengarlah deruku
apakah masih menuju lesung itu
SudutBumi, 20 Februari 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s