Divide et Impera

Guncangan menggetarkan bumi yang kupijak. Dengan langkah bergegas aku kembali menatap jalanan yang gelap. Langit malam tak memberiku cahaya penerang, yang ada hanya gemuruh langkah-langkah bergegas menuju Selatan. Entah sudah berapa lama aku melangkah mengikuti kelok jalan dalam kelam malam. Gemerisik pepohonan mengantarkan kidung lengang tentang pertiwi yang disakiti. Baca kisah lengkapnya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s