Kranji, Upacara Dimulai

kranji begitu ramai
dipenuhi arakarak kaum pelamar
bingkisan dan tanda cinta

sampaikah kepadamu aroma melati
yang melingkup ruas jalan ini
 satu per satu memasuki gerbang
dihilir angin yang sepoi
       
       bukankah ini pancaroba yang berbeda

ucapkanlah salam bagi pemilik rumah
tanda kedatangan tetamu dari seberang kota

inilah hari
peresmian hati yang telah lama dinanti

 sosok perempuan tersipu di ujung kelambu
 lelaki pujaan datang
 membawa keris tajam seumpama sembilu

kranji semakin damai
tetabuh berganti lantun al quran
semua gugup, takut kalimat salah diucap

waktu begitu terasa
merayapi hari yang semakin purna
tuan dan puan dijemput ke pelaminan
mapag panganten, bulir beras menyertai langkah
pertanda berkah sang kuasa

kranji, di sinilah cinta diikat
menuju cakrawala berikutnya
saling menunggu karena waktu selalu takkan habis
bagi penyempurnaan kasih

 
SudutBumi, 11 Juni 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s