Bulan dan Lapangan

aku bercermin pada bulan
yang terang membulat di lapangan
melayang begitu sempurna

padanya kuberikan senyuman
tanda terima kasih,
karena perjalanan pulangku tak sendiri

lapangan
tempat aku sejenak berdiam
pelataran sunyi milik malam

bulan
ia mencermatiku
merasakan degup teratur
semilir datang dari arah belakang

aku menemukan bayangan
kakikaki panjang
milikku sendiri
tempat segala daya diupayakan

aku bercermin pada bulan
mencari titik kelam
tempat malam bersembunyi
ruang yang tak dapat kutemukan
SudutBumi, 18 September 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s