Jalan Air

aku menelusuri jalan air

menginjakkan kaki di antara deru; lalu lalang tak henti

hujan terus saja menemani perjalanan pulang

menjauhi riuh hari juga senyum bertemu

waktu panjang untuk kamis yang manis

tualang di sebuah kotak

: bernama kantor

air begitu mahir memilin lajur

menggenangi jejak pejalan juga petak sawah yang siap panen

kakiku terus melangkah

bergegas

menyibak jalanan yang mulai digenangi air

khawatir panen gagal esok hari

SudutBumi, 29 Januari 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s