Dalam Darah

kita berada dalam ruang berbeda
bercerita
cengkrama
mengabaikan batas itu hanya hampa udara

aku tak pernah tahu rupa wajahmu

dalam duka
tangis
cahaya masih belum sempat kau raih

masih kuingat: berapa kalimat kau ucapkan
tegas jawabanku
purnasimpul senyumku

dalam ragu
aku meminta sesuatu
agar sakit tubuhmu hilang
sesuatu bernama kepastian
agar mataku jelas memandang

larut sudah
dan aku masih bertahan dengan ragu ini
mengambang
menyempurnakan marah padamu

apakah kau tak mendengar
tegas kalimatku?

SudutBumi, 22 Juli 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s