Memasang Telinga

aku cermat memasang telinga
mendengar hangat kabar yang kemudian memanas
menuliskannya dalam ingatan
sebab catatan tak dapat bertahan lama
hilang dicuri
kadang terbakar dalam amuk kata

aku siap memasang telinga
kanan dan kiri tepat di samping mata
memantau hasil sepakat
merasa rentan jadi muslihat

aku memasangkan telinga di wajah ayah ibu
agar percaya
aku mendengar perkataan mereka

kupastikan tak ada yang terlewat
setiap orang telah memasang telinga tepat di posisinya
agar gegas menunaikan janji
tahu yang penting dan tak penting

aku khawatir ayah ibu kehilangan telinga
sebab aku masih mengaduh
tak tahu ke mana berlabuh

dengan aku cemas memasang telinga
memastikan orangorang mendengar semua berita
kanan dan kiri tepat di samping mata

SudutBumi, 10 Agustus 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s