Batubulan

dari yang berjajar
inilah jalan menembus pekat
diiringi pandangan
gumam selamat datang

tak henti aku menelisik setiap gang
yang tak bisa kumasuki
melewati berpuluh peristiwa
serbakaku

malam masih lama datang
tapi aroma dupa sudah mengawang

teruslah menuju utara
tinggalkan kelok jalan yang teratur

di batubulan, aku nganga rasa
silap bahasa
terperangah rupa
dan aku jatuh cinta

SudutBumi, 21 November 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s