Mengintip Jamaras

deret trotoar memaku pohonpohon
bising klakson
sorot mata sopirsopir

semua tampak kusam
menjejali setiap pejalan

macet adalah keseharian di sini
jalan raya mini
tempat bus berseliweran

dan tukang bubur yang tak bosan mengadu

jam tak mau berhenti
tak mau berteman
dan orangorang itu juga tak mau mengingat
hei! ada gadis kecil di sana
berlari menyusur gang
mencari sesuatu yang entah

tidakkah kau mendengar
bisikbisik yang datang dari kerumunan
kisah setahun lampau
tentang tas kulit imitasi
dan sebuah surat

lihatlah
gadis kecil itu terus berlari
bertanya tentang ini itu
bertanya tentang ibu
tentang hidup

di antara rodaroda besar
dia menyeberang
tak ada yang hirau

SudutBumi, Desember 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s