Pendongeng

mata kami ngantuk
sementara kau terus saja bercerita
peristiwa dirancang
agar kami lupa waktu

kau membangkitkan nyawa kata
menutup luka
meniupkan angin
agar kami benarbenar lupa

sementara di sekeliling
kami diliput debu
ketakutan demi ketakutan
di sekeliling kami berteman panas
susah bernapas

luput sudah

mata kami berurai tangis
kau terus saja membentangkan cerita
menumbuhkan bangunan kuat
menjalin kuat rasa aman

apakah kau lupa?
kami kehilangan wajahwajah
dongeng kampung
juga suara pagi

kami mengangguk
ketika kau berjanji akan datang esok
membagikan keping cerita

SudutBumi, 10 Desember 2010

 

“Pendongeng” merupakah salah satu puisi Dian Hartati yang terdapat dalam antologi Bangga Aku Jadi Rakyat Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s