Pergola

langit dan akaran
diteduhkannya hari
tumbuh bersama kedip matamu
dibisikkannya cerita
dongeng kasih
gelegak suara angsaangsa
menarilah bersama hari
tempat kenangan ditumbuhkan
berlarilah
mendahului kakak
dia terbang menuju langit
tak ingat kembali

redup dan istirah
taman tumbuh di kepalamu
pusat cerita tentang si kembar
bersatu badan bersatu hati
ke manamana bersenandung
gempita

redup, reduplah hari
taman menumbuhkan bungabunga
angin menerbitkan kantuk
bagi si kembar yang masih
merajuk

selesaikan senandung itu
tempat doa ditiupkan
di ubunubun orang terkasih

taman dan lolongan
mencari kakak
memanggil namanama
di balik matahari
di balik awan
menembus tiangtiang

matanya sudah merah
berkaca hendak menangis

SudutBumi, 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s