Yang Terbaring di Kamar

kau yang terbaring di kamar
melupakan lingkaran waktu karena mata yang sakit
pagi pergi begitu saja
jam keberangkatan ke kantor menguap
bersama deru mesin motor di jalan depan rumah

sesekali aku masuk kamar
memindai dahi dan lehermu
berharap deman sudah pergi dan kau berkeringat
beberapa kali kutawarkan makan pagi
sejak subuh aku riuh di dapur
tapi kau begitu hening
mengaduh dengan mata tertutup

matahari terus bergerak
peluit keberangkatan kapal sudah bersahutan
anak-anak koin tertawa
suaranya sampai di kamar ini
aku mulai mengeluh
karena kau tak juga mau makan
dan suara mereka membuatku sedikit lega

beberapa kali telepon berdering
aku malas mengangkatnya
pasti teman kantormu
meminta untuk datang
akh, mereka tak tahu apa yang terjadi
kau tetap mengaduh
tanpa mau minum obat

malam akan datang
warna hari membuat gelisah
galau, kata anak-anak remaja sekarang

di kamar ada suara-suara
seseorang terbaring dan bercerita
tentang rasa yang sama

Bumiwangi, 2011

Dimuat Majalah Sagang Edisi 160, Januari 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s