Pergi Menuju Dunia Lain

the lovely bones

kehidupan meninggalkanku
topi yang kupakai tersesat
tiba di muka ibu
dia berlinang air mata
tak mau lagi masuk ke kamar
dan bertahun-tahun pergi
menyendiri di ladang anggur

aku penasaran pada kematianku
kenapa aku mati?
padahal aku masih remaja
belum merasakan ciuman pertama
kencanku gagal karenamu, kematian

aku pun ingin pembunuh itu mati
seorang lelaki berkumis tipis
kacamatanya meninggalkan keharuan
ayah dan ibu pernah ngobrol dengannya
dia tetangga kami
aku diajaknya ke ruang bawah tanah
di ladang jagung
petang hari
di sana banyak boneka, lilin, dan minuman dingin
aku dipotong-potong
begitu kata koran
aku pun pergi ke dunia lain

aku berjalan menuju pohon kehidupan
melihat banyak napas dan cerita
tubuhku ditariknya
gravitasi ada di pohon itu

menangis di dinding mercusuar
menanti penjemputan
sayangnya, ayah-ibu tak lagi mendengar suaraku
tak lagi melihatku
padahal aku pulang ke rumah
memasuki mimpi-mimpi mereka

2011

Dimuat Jurnal Nasional (19 Februari 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s