Tiba Waktu Malam

aku melepas cincin di jari tengah
lingkaran putih memucat meninggalkan bekas
satu hari tamat
dipenuhi suara laki-laki
dia sakit dan ingin dilayani
makan, minum, bahkan  aku membantu
mengunyah obatnya

musik mengalun
dari tempat ini
aku lihat kamar masih menyala
seharusnya dia sudah tidur
mungkin sibuk membaca
apakah dia tidak ingin segera sembuh

aku yang tua ini
hanya mampu mencuci gorden rumah
tak memiliki tenaga untuk menggaruk punggungnya
apalagi memindahkan buku-buku setebal bantal

jariku gatal
lirih kurasakan angin
dingin dan menyegarkan
ingin segera pergi tidur
sayangnya di depan mata
rincian hutang piutang
harus diselesaikan

2011

Dimuat Jurnal Nasional (19 Februari 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s