Prosesi Malam Pertama

malam warna sephia
malam kamar hotel
tak ada aroma melati
pupur luntur
dan televisi ramai sendiri

kami memesan hening
merasakan dingin ruang
dinding memantulkan
samar bayangan
meja dan sofa
sudah tidur sejak tadi

aku bercerita
tentang sumur dan timba
kamu bengong tak mengerti
mungkin berpikir
ini cara untuk lolos
dari malam yang berduri
sudahlah, aku hanya
ingin bercerita
tentang sumur yang terus
ditimba airnya
sampai pagi
sampai kering
dan katrol terus berderik
mengingatkan diri

aku menyukai hening
karenanya aku menikahimu
melepaskan semua simpul
yang terkunci
masa kecilku tamat sudah
darah telah bercampur
napasku bau mulutmu

ruangan ini tetap dingin
kami bercinta saat waktu berhenti
agar tak ada yang tahu
nasib kami selanjutnya

Bumiwangi, 2011

“Prosesi Malam Pertama” merupakah salah satu puisi Dian Hartati yang terdapat dalam antologi KARTINI 2012.
Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s