Berbagi Meja

kali ini saja
aku berbagi meja dengannya
menuangkan kenangan yang sama

gurat kesakitan akan selalu terbayang
sampai kita sama-sama melupakan waktu

suara-suara memenuhi telinga
senyuman itu membuat panorama berubah

aku memandang sekeliling
tak ada wajahmu
hanya campuran udara panas dan asing

aku tak dapat menahan segala kesakitan
sebaiknya kita segera meninggalkan
ruangan ini

 
Bumiwangi, 2012

 

Puisi ini dimuat Jawa Pos, 7 Oktober 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s