Kompartemen

segalanya berjalan mundur
gerakan makin cepat
dan mengiris ingatan-ingatan

untunglah tak ada asap rokok
udara dingin dan lelehan salju
membentuk jamur-jamur kotor
di jendela luar

kami saling berbagi bekal
padahal tak saling kenal
bahasa dan kulit kami berbeda
mereka yang bertato melebarkan senyuman
si kakek di pojokan
sama sibuknya membagi makanan

hanya ada mi rebus di kotak bekal milikku
makanan pejal mengalahkan gigil

melaju terus ingatan ini
dikalahkan dengkur laki-laki ukraina

seorang perempuan di feodosiya
telah menanti

dia akan mengajak ke pantai-pantai
laut hitam

 
Bumiwangi, 2011

 

 

Dimuat Jawa Pos, 7 Oktober 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s