Tula

[anak pertama]
ditunggu waktu berlama-lama
datang dengan tangis sanak saudara
doa kepatutan sampai ke ubun-ubun
di antara gerumbul bunga
wangi-wangi membalut badan
dipupur puja puji selamat hingga akhirat
[anak kedua]
doa ibu doa bapak doa seluruh keluarga
akar pohon telah bercabang
ditimang-timang penuh muslihat
si penengah lahir juga
takut neraca berat sebelah
[anak ketiga]
ditutup sudah rahim si ibu
melanggar aturan negara
berlari membawa nama keluarga
berkat doa ditimang-timang
si bungsu lahir cerdas
diberkati alam semesta
jadi penanda si manis lidah

 
Bumiwangi, 2011

 

 

Dipublikasikan Jurnal Nasional, 28 Oktober 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s