Hening

tak ada hal lain yang bertumbuhan
selain pohon air mata
bunga-bunga menjadi tunas baru
ranting berjatuhan
menancap di hati

tak ada yang peduli dengan panen raya ini
hampar kekosongan
labirin kerinduan

aku berjalan
menghitung langkah yang tak sampai-sampai
menunggu musim berganti
hujan dan hujan lagi

tak ada siapapun yang dapat menarikku
dari tempat ini
seluruhnya adalah sisa cinta
yang sengaja dipupuk ulang
agar subur walau kemarau menghantui

Ruang Ungsi 5, 18 November 2012

 

 

Puisi ini dimuat Kedaulatan Rakyat, 06 Januari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s