Segalanya Samar Kecuali Kenangan

hujan membasahi tanahmu
rumputan tumbuh
hijau segar

memandang dari gerbang pemakaman
aku masih mengingat
langkah kecil

air mata telah menenggelamkan aku
pada tanah harapan
semua gelap

pandangan perih mengabur
segalanya samar
kecuali kenangan

Ruang Ungsi 5, 19 November 2012

Puisi ini dimuat Kedaulatan Rakyat, 06 Januari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s