Kayu Bertingkap

mataku menangkap danau hijau dan burung beterbangan
matahari tak muncul
ikan-ikan menyembul di antara lantai kayu

siang berjalan datar
guguran daun mengingatkan
peristiwa di lantai ini

malam-malam kita minum bersama
menghangatkan tubuh
sebab jaket tertinggal di mobil
bermesin tua
kita tak dapat menghidupkan api unggun
jangan-jangan lantai akan habis terbakar
dan kita mati tenggelam

bulan malam ini serupa purnama kala itu
lantai berderak dan angin dingin begitu tajam
kita saling bercerita
bagaimana ayahku dan ibumu bercinta
kita saling mengingat
bagimana adegan itu menguasai mimpi masa kanak

di antara aroma kayu
kita menularkan gelisah
liburan ini sesuatu yang tak seharusnya terlaksana

suara angin datang
semakin tajam
derak lantai bagai gempa
mungkin ular besar itu mengincar tubuh-tubuh kita

aku masih mendapati sisa kayu bertingkap
tempat kita sembunyi dan saling meraba gelap
kala itu matahari tak muncul
mendung berkelanjutan dan ikan menyembul-nyembul
di antara lantai kayu

Bumiwangi, 2011

Dimuat Riau Pos, 3 Maret 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s