Pertemuan Kita Menumbuhkan Kota

—kepada Arsyad Indradi

 

pertemuan kita bertahun-tahun lalu
telah menumbuhkan kota

pintu perbatasan terbuka
dan mengalirlah sungai kata

kau yang menghimpun puisi
menjadi kitab paling bermakna
menyenandungkan
kalimat-kalimat kesesatan
kau yang menari di antara luka puisi
dan mencoba meniupkan mantra

segalanya menghadirkan kenangan
lalu kita berjumpa lagi
di tempat yang lain
di atas pesawat berjendela banyak

lihat-lihat, mereka cemburu
kau memeluk begitu erat
dan berkata: aku adalah anak angkat kesayangan

dengar-dengar, mereka menjangkau
ingin merasakan pelukan yang sama

sementara, kukemas duka
seseorang yang kucinta baru saja pergi
sementara, kau menghibur
mengajakku ke kota yang telah kita tumbuhkan bersama

 

SudutBumi, 2013

 

 

Dimuat Jawa Pos, 14 Juli 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s