Puisiku Mendatangkan Hujan

on

bukan lagi soal air mata
hal ini sudah melintasi batas-batas dimensi
tak ada ruang nyata dalam kepala
kehirukan ingin aku hindarkan

kesendirian begitu menyenangkan
aku baca mantra-mantra
memanggil hujan dan meletupkan amarah

tak ada lagi rasa sesal dalam kepala
semuanya sudah bermuara
mengalir teduh tak berani melawan arus

lihat caraku berjalan
pohon-pohon ikut condong
tak berani melawan datangnya sinar matahari

lagi-lagi ini hanya persoalan hati
suasana yang selalu sendu
dan kesedihan hampir menjelaga

 

 

 
SudutBumi, 2013

 

 

 

Puisi ini dipublikasikan pertama kali di harian Riau Pos, 18 Mei 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s