Lorong

on

seseorang di menara gading
membunyikan malam hening
menghentikan waktu
yang terus berlalu
mencabut kata-kata berlubang
dan mendendangkan doa
bagi kekasih yang telah pergi

suaranya melengking
mengalahkan auman serigala
cahaya hanya tersisa sedikit saja
sebab purnama melekat
di langit bertingkat

pilar-pilar membuka jalan
ke tempat suci milik malaikat
angin menarik-narik kalimat

tiada rupa keindahan
selain melihat kekasih
merasakan kehangatan yang dikirim
lewat mimpi

 

 

 
SudutBumi, 2014

 

Puisi ini dipublikasikan pertama kali di harian Riau Pos, 18 Mei 2014

 

Profil_Dian Hartati_poet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s