Tembang Gaduh Penagih Mimpi

di dusun kampu
setiap orang harus punya mimpi
boleh tidur lalu mendapatkannya
atau mereka-reka agar tidak terusir

pada hari ke sembilan setiap bulan
datang pembual itu
ia menggedor-gedor pintu
memaksa masuk
dan akan tahu
siapa-siapa saja yang tak sanggup bermimpi

para tetua
telah kehabisan akal
mereka payah dalam hal mufakat
apalagi mengatur siasat

sebenarnya pembual itu berwajah rupawan
tapi, tak ada yang mau berumah dengannya
tabiat buruk tak dimiliki, selain menagih mimpi
sambil menyanyi dengan suara galak

senja terakhir pada hari penentuan
setiap orang telah mengemas mimpi
berencana mewujudkannya
esok hari atau ketika
purnama kehabisan cahaya

di kampu semua orang kewalahan
membuat mimpi-mimpi berikutnya

SudutBumi, 2015

Dimuat Riau Pos pada 24 Mei 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s