Kelenjar Nira

selepas matahari terbit
kami berbondong-bondong menuju
setapak jalan

ada segaris cahaya
kebahagiaan yang mengukir wajah

di depan sana
kami memeriksa setiap pokok
rasa senang memeluk diri

kaki-kaki menjejak bambu titian
menampung curahan manis bumi

inilah bagian dari kisah leluhur
perempuan yang memberikan raga
untuk keluarga
dan bersedia mengorbankan seluruh bagian tubuh

setiap pagi dan sore
air mata perempuan itu menjelma berkah
rambut-rambut kuatnya
menjadi ijuk
guratan lain yang membahagiakan bagian rumah

setiap kali kami berdoa
hanya ada sekelebat bayang
kampung-kampung memujanya
sebagai hadiah dari tuhan

setapak demi setapak dilewati
tabung-tabung dipenuhi nira
menjadi tuak, aren, bahkan bagian dari sesaji
abu daunnya mempercantik kulit
anak perempuan yang jerawatan

tanah telah menjadi rahim
maka mengalirlah seluruh doa
menjadi pundi-pundi mata uang
hidup dalam riang ruang

sebelum matahari benar-benar tenggelam
kami mengemas alas kembali
menampung kasih sayang setiap hari

tak ada hujan
tapi, doa selalu dilarungkan
agar benar-benar damai tanah ini
tak jadi rebutan calon pewaris
begitulah adat leluhur
diawetkan beragam ritual

reguk dan reguklah,
jadikan nira bagian diri
agar genap seluruh wasiat
jadi senandung kasih sayang

perempuan itu telah merelakan tubuhnya
menyelamatkan kakak yang selalu diingat
menjaga ibu serta ayah
tak ada lagi air mata
semuanya menjadi ingatan generasi selanjutnya
asal mula kelembutan menjadi gegas waktu

mengalir dan mengalirlah
bukan air mata
tetapi, doa perempuan suci

sebelum meninggalkan setapak jalan
kami selalu berdamai dalam diri
menjaga setiap rahasia yang tumbuh
di hutan-hutan

SudutBumi, 17 Mei 2015

“Kelenjar Nira” menjadi puisi unggul dalam acara Festival Sastra UGMJuara Festival UGM.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s