Dari Waktu ke Waktu

ada kesedihan
menembus pori-pori
mengenang kisah cinta yang berakhir

apa lagi?
selain kenangan yang terus membuih
kepulan teh panas
jejak-jejak di pantai
juga lingkaran hari di ujung pulau

hanya tersisa lagu sedih
suara kereta api
dan gemuruh langkah kaki mengiringi karnaval kota

waktu berlalu
dan cinta belum mau berubah wujud

 
SudutBumi, 12 Februari 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s