Dalam Redup Doa

masih ada harapan
bayang-bayang meninggalkan tuannya
barangkali mencari takdir sendiri
hanya tersisa gerak bibir
mengeja nama

tawa masih menerangi redup kasih
alur cerita tak berubah dari hilir
segala yang pernah terjadi
dituliskan setiap hari melebihi mimpi

hujan hanya lewat
menguraikan kenangan dalam pikiran
menunggu jam berdentang atau musim reda
kepastian yang ragu akan terjadi

hanya tersisa suara serak
bercampur aroma air mata
dalam redup
senyuman hanya bingkai
dari segala yang seharusnya terjadi

SudutBumi, 2016

dipublikasikan pertama kali di bacabasi.co

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s