Kisah Rumah

goncang rumah hari kemarin
telah menghapus satu nama
ia saudara jauh dari kakek
tanah dan sawah habis sudah
biaya sekolah begitu mencekik
pulang ke rumah hilang pikiran

dibiarkan kakek pintu terkunci
saudara sedang semadi
berupaya memulihkan ingatan
berbulan waktu tak ada perubahan
dipancunglah ia agar tak melukai

para tetangga memilih diam
mereka telah merasakan omelan
juga dikejar rasa bersalah
sebab pernah menagih hutang

suara bergerung-gerung malam tadi
saudara jauh menangis seperti bayi
kali ini didatangkan awak medis
ikatan dibuka dan terbaring
kakek hanya membaca gerimit bibir
percaya bahwa seseorang bertamu
di dekatnya berucap salam perpisahan

tak sampai sore sepakat didapat
saudara jauh akan dipulangkan
ke rumah ujung di kampung sebelah
iring-iringan menuju tanah merah

tak ada lagi namanya dalam silsilah
dicoret paksa dari pohon hayat
kata orang-orang kata kakek sendiri
keluarga jadi mahligai semata
sakit hingga habis perkara

SudutBumi, 10 Juni 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s